Serang — Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten melaksanakan Pendampingan Penganggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan melalui Refleksi Capaian Mutu Pendidikan Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat KH. Syam’un, Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat, Encup Suplikah, yang hadir mewakili Bupati Serang. Turut hadir Sekretaris Komisi Pendidikan DPRD Kabupaten Serang, Yanti Mustati Robiyanti serta berbagai unsur pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Serang.
Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat perencanaan dan penganggaran pendidikan daerah agar lebih tepat sasaran, berbasis data, serta berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Refleksi capaian mutu pendidikan dilakukan dengan melihat kondisi Rapor Pendidikan Tahun 2025, termasuk capaian literasi, numerasi, karakter, serta pemenuhan indikator prioritas SPM Pendidikan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Bappeda/Bapperida, BPKAD, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Disdukcapil, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, Bunda PAUD/Pokja Bunda PAUD, organisasi profesi, koordinator pengawas, hingga perwakilan MKKS dan KKKS.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kesra, Encup Suplikah, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang mendukung penguatan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui kolaborasi lintas sektor.
“Pemda Kabupaten Serang berkomitmen mendukung program prioritas Kemendikdasmen dengan mengoptimalkan sinergitas lintas OPD dan organisasi mitra terkait,” ujar Encup Suplikah.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Wajib Belajar 13 Tahun oleh Bunda PAUD Kabupaten Serang yang diwakili Ketua Pokja Bunda PAUD, Indahwati, Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memperkuat layanan pendidikan, khususnya pada jenjang PAUD.
“Pertemuan lintas Organisasi Perangkat Daerah yang diinisiasi oleh BPMP Banten menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kolaborasi antarinstansi, sehingga secara substansial telah mendukung pelaksanaan tugas Pokja Bunda PAUD, khususnya dalam aspek penguatan sinergi dan koordinasi lintas sektor,” ungkap Indahwati.
BPMP Provinsi Banten melalui Ketua Tim Kerja PAUD, Indrie Prihastuti, turut memaparkan profil dan capaian SPM Pendidikan Kabupaten Serang. Paparan tersebut menjadi bahan refleksi bersama untuk melihat tantangan pendidikan yang perlu direspons melalui kebijakan, program, dan dukungan anggaran yang lebih terarah.
Sesi dialog dan tanya jawab menjadi ruang penting bagi peserta dari berbagai OPD untuk menyampaikan persoalan pendidikan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Melalui forum ini, peserta memperkuat pemahaman bahwa peningkatan mutu pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, melainkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan daerah.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan dan strategi intervensi yang didukung oleh komitmen anggaran konkret. Dengan demikian, penganggaran pendidikan daerah dapat lebih berorientasi pada kebutuhan nyata, berbasis data, serta berdampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan.
Kegiatan ditutup dengan pesan kunci dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Aber Nurhadi. Melalui pendampingan ini, BPMP Banten berharap hasil refleksi capaian mutu pendidikan dapat menjadi dasar perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan literasi, numerasi, karakter peserta didik, serta pemenuhan SPM Pendidikan di Kabupaten Serang.
Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni Pendidikan Bermutu untuk Semua, melalui partisipasi semesta menuju Indonesia Emas 2045.
( Penulis : Nia /Editor: Cecep /Dok : Lutfi).




