Kota Tangerang, 30 Maret 2026 — Hari pertama masuk sekolah pasca libur panjang Hari Raya Idulfitri dan Nyepi dimaknai dengan penuh semangat melalui pelaksanaan upacara bendera di SMPN 20 Kota Tangerang, Senin (30/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kembali disiplin, karakter, dan semangat belajar peserta didik.
Upacara tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto, yang bertindak sebagai pembina upacara. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, Kepala BPMP Provinsi Banten, Aria Ahmad Mangunwibawa, serta Kepala SMPN 20 Kota Tangerang, Wiwin Handayani.
Dalam amanatnya, Dirjen PAUD Dasmen menekankan pentingnya membangun kembali kebiasaan baik setelah masa libur panjang. Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk menguatkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai fondasi lingkungan belajar yang kondusif.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua. Tidak boleh ada perundungan, tidak boleh ada kekerasan. Kita ciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan indah agar anak-anak bisa belajar dengan optimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya implementasi nilai-nilai dalam Ikrar Pelajar Indonesia, mulai dari keimanan, penghormatan kepada guru dan orang tua, semangat belajar, hingga menjaga kerukunan dan cinta tanah air.
Momentum upacara ini juga dimanfaatkan untuk kembali menegaskan pentingnya penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi masa depan.
Selain penguatan karakter, pada kesempatan tersebut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Dirjen PAUD Dasmen juga menyerahkan bantuan pemerintah sebagai bentuk kehadiran negara dalam mendukung pendidikan di daerah. Bantuan tersebut diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kota Tangerang, SMPN 20 Kota Tangerang, serta Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai upaya memperkuat ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Dirjen PAUD Dasmen juga menyoroti pentingnya penggunaan gawai secara bijak di kalangan pelajar melalui prinsip 3S: Screen Time, Screen Zone, dan Screen Break, seiring dengan mulai diberlakukannya kebijakan perlindungan anak di ruang digital.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi simbol kesiapan seluruh satuan pendidikan dalam menyambut kembali aktivitas pembelajaran secara optimal.
Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Banten, Aria Ahmad Mangunwibawa, menegaskan bahwa penguatan karakter dan budaya sekolah yang aman dan nyaman merupakan bagian penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Upacara berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kembali proses pembelajaran dengan semangat baru, kolaboratif, dan berorientasi pada pembentukan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter. ( Penulis : Nia /Editor: Cecep/Fotografer:Lutfi )


