Memperkuat Partisipasi Semesta, Konsolda Pendidikan Banten 2026 Resmi Ditutup

Serang — Konsolidasi Daerah (Konsolda) Pendidikan Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup pada 27 Februari setelah melalui rangkaian pemaparan kebijakan dan praktik baik dari pemerintah kabupaten/kota. Forum ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah bersama dalam memperkuat partisipasi semesta demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua di Provinsi Banten.

Pada sesi praktik baik, Kabupaten Tangerang mempresentasikan Program PAKADES (Pendidikan Kesetaraan Tingkat Desa) yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna. Program ini digagas sebagai langkah kolaboratif untuk menekan angka putus sekolah dan anak tidak sekolah

PAKADES memastikan akses pendidikan kesetaraan yang berkualitas bagi warga desa serta meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat

Hingga 2025, ratusan desa telah mengalokasikan anggaran beasiswa Paket A, B, dan C dengan dukungan satuan pendidikan nonformal terakreditasi

Sementara itu, Kabupaten Pandeglang menghadirkan program Ngalangkah Jeung Baroedak Pandeglang CALAKAN yang dipaparkan oleh Kepala Bidang PAUD dan PNFi Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Karna Suyana. Program ini ditetapkan melalui Peraturan Bupati Pandeglang Nomor 70 Tahun 2025 sebagai pendidikan karakter berbasis kearifan lokal untuk membentuk generasi cerdas, berakhlak, dan beriman.

CALAKAN menekankan penguatan karakter melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan aktif satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat , serta diintegrasikan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Kepala BPMP Provinsi Banten, Aria Ahmad Mangunwibawa, dalam sambutannya menegaskan,

“kegiatan ini untuk menghadirkan suatu formulasi rekomendasi untuk mengawal pendidikan bermutu untuk semua di provinsi Banten.”

Ia menekankan bahwa konsolidasi daerah harus menghasilkan rekomendasi konkret yang menjadi pijakan bersama dalam mengawal mutu layanan pendidikan di seluruh kabupaten/kota.

Kegiatan secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Jamaludin. Dalam sambutannya ia menyampaikan,

“Mudah-mudahan BPMP Banten dan BGTK Banten ini bisa bersinergi apa dengan dinas Pendidikan provinsi, Kabupaten Kota sehingga hal-hal yang menjadi permasalahan di Kabupaten Kota ini menjadi PR kita Bersama.”

Dengan berakhirnya Konsolda 2026, komitmen kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diharapkan semakin kuat dalam menghadirkan solusi nyata demi terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua di Provinsi Banten.

You May Also Like

Skip to content